Blangpidie. RU – Sebuah rumah kayu milik Zulfikli MY di Gampong Keude Baro, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berada dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh.
Bangunan yang ditempati bersama keluarganya itu tampak lapuk.
Atap mulai rusak dan sebagian ambruk, dinding papan rapuh, serta bagian depan rumah miring akibat lantai dan tiang penyangga tidak lagi kokoh.
Kondisi tersebut membuat penghuni merasa khawatir, terutama saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan itu.
Keuchik Gampong Keude Baro, T. Cut Zaitar T Hukom, mengatakan keluarga Zulfikli sangat membutuhkan bantuan rumah layak huni karena bangunan tersebut tidak lagi aman ditempati.
“Rumah ini memang sudah sangat memprihatinkan. Kami berharap ada bantuan rehab rumah atau program rumah layak huni untuk keluarga Pak Zulfikli,” kata Zaitar, Senin (11/05/2026).
Menurut dia, keterbatasan ekonomi membuat keluarga tersebut belum mampu memperbaiki tempat tinggal secara mandiri.
“Harapan kami tentu ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun instansi terkait supaya warga kurang mampu seperti ini bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.
Ia menjelaskan pemerintah gampong bersama keluarga sebelumnya telah mendata rumah warga yang membutuhkan bantuan, termasuk milik Zulfikli.
Namun hingga kini bangunan tersebut belum mendapatkan rehabilitasi.
Warga sekitar juga mengaku prihatin dan berharap bantuan segera diberikan sebelum kerusakan semakin parah serta membahayakan keselamatan penghuni.
Meski hidup dalam keterbatasan, keluarga Zulfikli tetap bertahan di rumah itu karena belum memiliki tempat tinggal lain.
Mereka berharap ada kepedulian dari berbagai pihak agar dapat menempati hunian yang lebih aman dan layak.(T018)














