Nyaman di Aceh, Remaja Berkewarganegaraan Ganda Pilih jadi WNI

sumpah wni
Ibrahim pada pengucapan sumpah menjadi WNI di Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). [Foto : Humas Kemenkum Aceh]

Banda Aceh. RU – Seorang remaja bernama Ibrahim, yang sebelumnya menyandang status anak berkewarganegaraan ganda, kini secara yuridis sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), setelah mengucapkan sumpah dan janji setia pewarganegaraan, yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh, di depan Kakanwil Meurah Budiman. 

Ibrahim merupakan anak dari hasil perkawinan campur lintas negara, yang lahir dari seorang ayah berkebangsaan Malaysia dan ibu berkebangsaan Indonesia. 

Berdasarkan regulasi kependudukan, status kewarganegaraan ganda tersebut menuntutnya untuk memilih satu afiliasi nasional saat ia menginjak usia dewasa (17 tahun).

Sebelum prosesi pengambilan sumpah dilakukan, Ibrahim pun melewati serangkaian sidang pewarganegaraan untuk menguji kelayakan serta komitmennya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ibrahim mengungkapkan bahwa keputusan untuk menanggalkan kewarganegaraan Malaysia dan memilih Indonesia didasari oleh faktor sosiokultural. 

Ia mengaku menemukan rasa nyaman selama menetap di Aceh. “Saya memilih menjadi WNI karena merasa sangat nyaman tinggal di Aceh. Lingkungan dan masyarakatnya membuat saya merasa benar-benar berada di rumah sendiri,” ujar Ibrahim.(TH05)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...