Gelar Pelatihan, FSPPP-SPSI Dorong Pekerja Melek Hukum dan K3

Ketum PP FSPPP-SPSI, Saadi Pamungkas saat membuka kegiatan Diklat advokasi hukum, BPJS Ketenagakerjaan dan K3 terhadap anggota, di Provinsi Bangka Belitung. Rabu 29 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Bangka Belitung. RU – Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI), Sa’adi Pamungkas, menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi pekerja di seluruh Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Menurut dia, peningkatan literasi terhadap peraturan ketenagakerjaan menjadi bagian dari program strategis organisasi yang dipimpinnya.

“Pelatihan dan pendidikan advokasi, BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah tiga hal yang saling melengkapi untuk melindungi tenaga kerja. Peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan supaya karyawan melek aturan, BPJS Ketenagakerjaan, khususnya program JKK, memberikan jaminan finansial dan pengobatan jika terjadi kecelakaan kerja, sementara K3 berfokus pada pencegahan kecelakaan tersebut. Keduanya krusial untuk produktivitas kerja,” ujar Sa’adi, kepada rahasiaumum.com, Rabu (29/04/2026).

Ia menyampaikan, pelatihan advokasi, K3, dan BPJS Ketenagakerjaan tengah digelar di Soll Marina Hotel, Bangka Belitung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas anggota serikat di berbagai daerah.

Sa’adi menjelaskan, organisasi yang dipimpinnya berkembang bersama para pemimpin serikat dengan perspektif luas dalam tata kelola.

Selain itu, jumlah anggota yang besar dan telah terverifikasi di berbagai wilayah menjadi kekuatan penting dalam menjalankan program kerja.

Pada periode kepengurusan 2025–2030, FSPPP-SPSI bersama jajaran, termasuk Sekretaris Umum Suparlianto, menginisiasi berbagai kegiatan peningkatan kapasitas.

Salah satunya pelatihan yang diselenggarakan pada 28 April 2026 oleh pengurus daerah Bangka Belitung yang banyak bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai perlindungan hukum, keselamatan kerja, serta kepesertaan BPJS bagi pekerja.

Sa’adi menegaskan, kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci dalam pelaksanaan program tersebut.

“Narasumbernya dari BPJS Ketenaga kerjaan Pusat, untuk Nara sumber bidang kepesertaan BPJS di sampaikan oleh Bapak Agus selaku deputi bidang keagenan, untuk pembicara yang mewakili Dewan ketenagakerjaan di sampaikan oleh Pak Ican, sementara pembicara umum dari BPJS di sampaikan oleh Kepala Cabang Pangkal Pinang, Ibu Evi sekaligus membuka acara pelatihan tersebut. Sementara narasumber bidang advokasi dan pembelaan menghadirkan Bapak Tedi Irawan, SH MH (Cpm) selaku pemateri advokasi,” kata Sa’adi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan pekerja terkait hak atas keselamatan kerja, perlindungan hukum, serta kepesertaan BPJS secara menyeluruh.

“Rencananya, pelatihan seperti ini akan kita adakan di 15 provinsi yang hari ini diawali di daerah Bangka Belitung dengan materi sebagaimana sudah tersusun dalam agenda dan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan instansi terkait dengan melibatkan para pemangku kepentingan,” ucapnya.

Selain itu, program pelatihan bahasa internasional seperti Inggris, Jepang, Mandarin, dan China turut diberikan kepada pengurus tanpa biaya.

FSPPP-SPSI juga menyediakan program kuliah berbiaya terjangkau bagi anak pekerja yang tergabung dalam serikat.

“Kita memiliki tujuan bahwa, keberadaan FSPPP-SPSI di tengah pekerja mampu membawa dampak sosial yang positif dan manfaat besar bagi keluarganya,” ujar Sa’adi.(S011)

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...