Fahri Hamzah Kunjungi Lokasi Kampung Nelayan di Aceh Jaya

Wamen Fahri Hamzah
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Fahri Hamzah sedang melihat master plant pembangunan kampung nelayan di Desa Mata Ie Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Calang.RU – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah bersama Anggota Komisi IV DPR RI Rohkmin Dahuri meninjau lokasi pembangunan kampung nelayan merah putih (MP) di Desa Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya.

Fahri mengatakan, wilayah yang telah ditinjau tersebut dinilai cukup mewah dengan pantai yang sangat bagus, sehingga kedepannya kawasan ini juga bisa di-branding menjadi objek wisata. 

Ia menjelaskan, pembangunan kampung nelayan ini bakal  dibarengi dengan sejumlah kementerian lainnya, seperti akses jalan yang harus melibatkan Kementerian PU. 

“Presiden merancang sekitar 1.200 yang sudah ada anggarannya, saya berharap Gampong Mata Ie bisa menjadi salah satu yang tercepat, karena lahannya sudah tersedia,” ujarnya dikutip Minggu (26/04/2026).

Sebagai informasi, pembangunan kampung nelayan Merah Putih di Aceh Jaya tersebut direncanakan bakal dibangun pada lahan seluas 9,9 hektare, dan membutuhkan anggaran sekitar Rp49 miliar lebih.(TH05)

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...

Menata Harapan di Tengah Luka

Bupati Aceh Tamiang. Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH. Bersama masyarakat penghuni Huntara. (Foto dok/rahasiaumum.com/Awelatam)

Menunggu Realisasi di Tengah Pemulihan

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Kabupaten Aceh Tamiang kembali menegaskan satu hal;...

Yang Terlewat Kini Dikejar; Pendataan Tahap III Dibuka untuk Warga Terdampak

Di balik angka-angka bantuan, ada satu hal yang paling menentukan: data. Di Aceh Tamiang, pemerintah...