Jaksa: Penetapan Tersangka Korupsi di PUPR Langsa Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

PUPR Langsa
Aparat Kejari Langsa melakukan penggeledahan di kantor Dinas PUPR Kota Langsaterkait dugaan korupsi proyek jalan dan drainase, Rabu (31/12/2025) lalu. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Langsa. RU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa hingga saat ini belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada pekerjaan pembangunan jalan lingkungan dan drainase Gampong Alue Dua di Dinas PUPR Kota Langsa tahun anggaran 2023.

‎Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langsa, Adi Tyogunawan, mengatakan penetapan tersangka baru bisa dilakukan setelah adanya penghitungan terhadap kerugian negara yang ditimbulkan dari tindak pidana tersebut.

‎”Jika hasil resmi penghitungan kerugian keuangan negara sudah diperoleh, maka penyidik akan menetapkan tersangka,” tegasnya setelah melakukan ekspose lanjutan terkait kasus dugaan tindak pidana, Selasa, 21 April 2026.

Karena itu pihak Kejari Langsa berharap BPKP segera menerbitkan surat tugas untuk tim penghitungan kerugian negara agar proses tersebut dapat segera dimulai.

Untuk diketahui, pengusutan kasus ini sudah berjalan beberapa bulan dan Kejari Langsa telah menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, pada Rabu, 31 Desember 2025.

‎Dalam penggeledahan itu, penyidik sudah menyita beberapa dokumen penting yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan jalan lingkungan serta drainase lingkungan perumahan dan permukiman Gampong Alue Dua dari APBD tahun 2023 senilai Rp 1.755.607.122.

‎Dalam kasus dugaan korupsi ini, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi seperti Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) berinisial D, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial YO, konsultan pengawas berinisial S, dan penyedia berinisial M.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...