Kutacane. RU – Banjir yang melanda Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara pada Senin, 20 April 2026 malam, berdampak pada kerusakan infrastruktur jalan provinsi di ruas Muara Situlen–Gelombang.
Kondisi jalan dilaporkan kritis setelah bagian box culvert terkikis arus air.
Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Aceh Tenggara, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi menyebabkan peningkatan debit air yang memicu banjir di wilayah tersebut.
Titik kerusakan berada di Desa Bukit Bintang Indah.
Saat ini, ruas jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dengan pembatasan, sedangkan kendaraan roda empat tidak bisa melintas akibat kondisi badan jalan yang melemah.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Tenggara, Dodi Sukmariga Tajmal, mengatakan kerusakan tersebut berpotensi mengganggu akses masyarakat di sejumlah desa.
“Jika tidak segera ditangani, akses menuju lima desa dapat terputus,” ujarnya kepada rahasiaumum.com, Selasa (21/04/2026).
Kelima desa yang terdampak yakni Permata Musara, Serakut, Bunbun Alas, Bunbun Indah, dan Tuah Kekhine.
Jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi kebutuhan pokok.
BPBD Aceh Tenggara, lanjut Dodi, telah melakukan koordinasi dengan instansi teknis untuk percepatan penanganan darurat di lokasi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kondisi infrastruktur yang rusak dinilai menjadi ancaman serius.
Apalagi, struktur tanah di sekitar lokasi masih rentan tergerus, terutama jika terjadi hujan susulan.
BPBD telah melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan. Penanganan darurat dinilai perlu segera dilakukan guna menjaga akses transportasi warga tetap terbuka.(AFW016)














