Perbaikan Ruas Jalan di Subulussalam Dapat Kucuran Dana 24 Miliar

Kondisi jalan berlubang menuju kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Sabtu 18 April 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh mengalokasikan anggaran signifikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kota Subulussalam tahun ini.

Kebijakan tersebut diambil guna mengatasi kerusakan ruas provinsi yang selama ini menghambat mobilitas warga.

Langkah itu terungkap setelah anggota DPRK Subulussalam, Ardhi Yanto, mendatangi kantor PUPR Aceh untuk mendorong percepatan penanganan titik rawan.

Ardhi menyampaikan, Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi Nur merinci adanya dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp16 miliar yang difokuskan melanjutkan pembangunan jalan di Kecamatan Runding.

Sementara perbaikan ruas lain akan diupayakan melalui anggaran reguler pemerintah provinsi.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan Rp8 miliar untuk penanganan jalan dari arah Aceh Tenggara menuju Subulussalam.

Pekerjaan tahun ini mencakup kelanjutan ruas dari batas Aceh Selatan hingga perbatasan Kecamatan Runding.

“Untuk Kota Subulussalam tahun ini ada program dari Dana TKD sebesar Rp16 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan di wilayah kecamatan Runding. Untuk jalan Subulussalam menuju Aceh Tenggara tahun ini ada Rp8 miliar,” kata Ardhi Yanto kepada rahasiaumum.com, Sabtu (18/04/2026).

Ia menambahkan, Sekretaris Dinas PUPR Aceh A. Ricky Soehady bersama tim teknis telah turun ke lapangan melakukan survei kondisi jalan secara menyeluruh.

Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar penentuan metode penanganan, mulai pelapisan ulang hingga rekonstruksi total.

Untuk ruas Gelombang menuju Muara Situlen, dinas akan menyusun dokumen perencanaan pada tahun ini agar pekerjaan fisik ke depan memiliki dasar teknis kuat dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan berjalan lancar sehingga infrastruktur layak segera terwujud. Pemerintah menekankan kualitas pengerjaan harus memenuhi standar keamanan transportasi darat.(MB017)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...