Bupati Abdya Sahur di Rumah Buruh Tani, Janji Perbaiki Hunian Tak Layak

Bupati Abdya Safaruddin makan sahur bersama keluarga dhuafa di Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan. Selasa 10 Maret 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/TA018]

Blangpidie. RU – Suasana hening di Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berubah hangat saat Bupati Abdya Safaruddin mendatangi rumah Amran (40), buruh tani yang tinggal bersama istri dan tiga anaknya di hunian tidak layak.

Kedatangan kepala daerah itu terjadi secara tiba-tiba pada Selasa (10/03/2026) sekitar pukul 03.00 WIB sehingga membuat tuan rumah terkejut.

Safaruddin kemudian duduk bersama keluarga tersebut untuk santap sahur.

Ia membawa bekal dari Pendopo Bupati bagi Amran dan keluarganya, sementara dirinya memilih menikmati hidangan sederhana yang disediakan tuan rumah sebagai bentuk penghormatan.

Dalam pertemuan itu, Safaruddin mendengarkan langsung berbagai keluhan yang disampaikan Amran bersama istrinya.

Setiap persoalan menjadi bahan pertimbangan bagi langkah kebijakan pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga itu.

Setelah melihat kondisi tempat tinggal Amran, Safaruddin berjanji hunian tersebut segera diperbaiki dengan target rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menilai kondisi keluarga seperti Amran menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar tetap hadir di tengah masyarakat serta menyaksikan langsung kehidupan warga.

Safaruddin menyatakan agenda mendatangi masyarakat kurang mampu tidak akan terbatas pada bulan Ramadhan, melainkan dijadikan kegiatan rutin agar pemerintah mengetahui kondisi riil di lapangan.

“Dengan turun langsung ke masyarakat, kita akan lebih memahami kebutuhan riil warga, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan selama lima tahun masa kepemimpinannya tidak boleh lagi ada warga Abdya yang tinggal di rumah tidak layak huni.(T018)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...