Alue Seulaseh, Pesona Sungai dan Legenda yang Menarik Wisatawan

Alue Seulaseh di Aceh Barat Daya menawarkan keindahan sungai alami yang dipadukan legenda Putroe Aloh dan Malem Diwa. Rabu 18 Februari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Destinasi wisata Alue Seulaseh di Desa Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kian dikenal sebagai tujuan rekreasi favorit warga lokal maupun pelancong dari daerah sekitar.

Aliran sungai jernih yang membelah bebatuan besar serta dikelilingi pepohonan rindang menghadirkan suasana sejuk dan alami.

Panorama tersebut menjadikan kawasan ini bukan sekadar lokasi berlibur, tetapi juga ruang yang menyimpan nilai budaya dan cerita turun-temurun masyarakat.

Warga setempat mengaitkan daya tarik Alue Seulaseh dengan legenda kuda terbang milik Putroe Aloh serta kisah cinta Malem Diwa.

Cerita yang diwariskan antargenerasi itu diyakini memperkuat pesona tempat tersebut.

Dalam tuturan masyarakat, aliran air yang tenang melambangkan kelembutan Putroe Aloh, sedangkan arus yang menghantam batu mencerminkan keteguhan Malem Diwa memperjuangkan cinta dan kehormatan.

Narasi tersebut menjadi simbol harmoni antara manusia dan alam.

Secara visual, kawasan ini menyuguhkan pemandangan yang memikat. Air bening mengalir di sela batuan alami, menciptakan suasana nyaman bagi pengunjung.

Pada akhir pekan dan musim libur, area ini dipadati keluarga dari berbagai kecamatan di Abdya.

Mereka duduk bersantai di bawah pepohonan, menggelar tikar sambil menikmati hidangan, atau sekadar merendam kaki di aliran yang menyegarkan.

Anak-anak bermain dengan riang, sementara orang dewasa menikmati kebersamaan.

Salah seorang pengunjung, Rahmi Putri, mengaku terkesan dengan keasrian lokasi tersebut.

“Tempatnya sangat indah dan masih alami. Airnya jernih dan menyegarkan. Saya datang bersama keluarga untuk berlibur, dan suasananya sangat menenangkan,” kata Rahmi Putri, kepada rahasiaumum.com, Rabu (18/02/2026).

Ia menilai kawasan itu aman bagi anak bermain, sementara orang tua dapat bersantai.

Rahmi berharap pemerintah daerah menjaga kebersihan serta menambah fasilitas agar kenyamanan wisatawan semakin meningkat.

Selain panorama dan legenda, keberadaan objek tersebut turut menggerakkan perekonomian warga.

Sejumlah penduduk membuka usaha kecil dengan menjual makanan serta minuman ringan bagi pengunjung.

Perpaduan keindahan alam dan kekayaan cerita rakyat menjadikan Alue Seulaseh berpotensi sebagai salah satu ikon wisata unggulan Aceh Barat Daya.

Upaya pelestarian lingkungan serta pengembangan sarana dinilai penting agar pesonanya tetap terjaga.(T018)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...