Pemko Banda Aceh Gelar Gotong Royong Massal Sambut Ramadan

Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin saat memimpin gotong royong massal sambut Ramadan. Jumat 13 Februari 2026. [Foto Dok : Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar gotong royong massal (kurve) pada Jumat (13/02/2026) di sejumlah titik strategis, termasuk Taman Ratu Safiatuddin, Simpang 5, KM 0, Taman Bustanussalatin, Bundaran Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, serta perbatasan Banda Aceh–Lueng Bata.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Wali Kota Nomor 004/0198 tanggal 9 Februari 2026 sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H dan Hari Ulang Tahun ke-821 Kota Banda Aceh.

Apel pelepasan kurve dipusatkan di Taman Bustanussalatin dan dipimpin Sekretaris Daerah Ir. Jalaluddin, didampingi Asisten I Bachtiar, Asisten II Faisal, Asisten III M. Nurdin, serta jajaran SKPK.

Jalaluddin menekankan bahwa kurve massal harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar seremonial.

“Kebersihan dan kenyamanan kota adalah tanggung jawab bersama. ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan melibatkan seluruh Kepala OPD, direktur, camat, kepala bagian, ASN, serta puluhan personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh.

Para camat juga mengoordinir keuchik untuk melaksanakan kurve di gampong masing-masing, mencakup permukiman, fasilitas ibadah, kantor, tempat usaha, jalan, taman, dan fasilitas publik lainnya.

Kurve massal ini bagian dari gerakan “Indonesia ASRI” yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto pada Rakornas di Sentul, di mana seluruh pemerintah daerah didorong melaporkan kegiatan melalui sistem pelaporan nasional.

Pemko berharap kolaborasi ASN, TNI, dan masyarakat menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mewujudkan Banda Aceh sebagai kota bersih, tertata, dan nyaman menjelang Ramadan serta peringatan hari jadi kota.(TA019)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...