Idi. RU – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur mengungkapkan motif pelaku pembunuhan di Gampong Teumpeun, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, karena pelaku sakit hati usai keluarganya diejek sebagai pencuri.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur AKP Novrizaldi di Aceh Timur, mengatakan pelaku berinisial AN (43), warga Gampong Teumpeun, yang menyerahkan diri usai penganiayaan korban hingga meninggal dunia.
“AN menyerahkan diri ke Polsek Peureulak Barat. Bersama pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebuah parang yang diduga digunakan untuk menganiaya korban,” katanya dikutip Kamis (01/01/2026).
Penganiayaan berujung pembunuhan itu terjadi pada Senin 29 Desember 2025 sekira pukul 16.15 WIB.
Korban diketahui bernama Kharun Nasri (54), seorang buruh tani sekaligus pekebun, warga Gampong Teumpeun yang meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi bersimbah darah setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat diduga dianiaya menggunakan senjata tajam.
Berdasarkan informasi awal, motif pembunuhan dipicu oleh rasa sakit hati pelaku yang emosi setelah korban mengejek dan menuduh keluarganya sebagai pencuri, sehingga memicu pertengkaran yang berujung pada aksi penganiayaan hingga korban meninggal dunia.(TH05)














