Pemkab Abdya Himbau Rayakan Tahun Baru dengan Refleksi dan Ibadah

Seruan bersama Forkopimda Aceh Barat Daya (Abdya) dalam rangka menyambut tahun baru Masehi 2026. Senin 29 Desember 2025. [Foto Dok : rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mengisi momentum pergantian tahun baru dengan kegiatan refleksi diri dan pengamalan nilai-nilai syariat Islam.

Seruan ini disampaikan melalui surat yang ditandatangani oleh para pemimpin daerah, termasuk Bupati Abdya, Ketua DPRK, Kapolres, Kajari, Dandim, Ketua MPU, Ketua Mahkamah Syariyah, Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie, dan Ketua Majelis Adat Aceh pada 24 Desember 2025, seruan bersama tersebut beredar Senin (29/12/2025).

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketertiban dan kekhusyukan, seruan tersebut mengajak masyarakat untuk menjadikan malam tahun baru sebagai waktu untuk beribadah.

Kegiatan yang disarankan meliputi zikir, wirid, serta membaca Al-Qur’an, baik secara individu maupun berjamaah, sebagai ungkapan syukur dan introspeksi diri menuju tahun yang lebih baik.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggelar perayaan-perayaan yang bertentangan dengan syariat Islam dan adat Aceh.

Kegiatan seperti meniup terompet, menyalakan kembang api, dan pesta minuman keras dianggap bisa mengganggu ketertiban umum dan keselamatan masyarakat.

“Selain bertentangan dengan nilai agama dan adat, kegiatan tersebut juga berpotensi menciptakan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” bunyi seruan tersebut.

Pemerintah Abdya juga mengajak masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momen untuk memperkuat kepedulian sosial, baik terhadap keluarga maupun lingkungan.

Toleransi antarumat beragama dan penghormatan terhadap hukum serta nilai-nilai Aceh diharapkan menjadi landasan dalam kehidupan masyarakat yang harmonis.

Para orang tua, tokoh agama, dan pemimpin masyarakat diminta untuk aktif memberikan bimbingan kepada generasi muda agar tahun baru tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang merugikan.

Pemkab Abdya berharap masyarakat mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban selama perayaan tahun baru 2026, dengan pendekatan yang humanis dan bermartabat.

“Seruan ini adalah tanggung jawab moral kita bersama untuk menjaga nilai-nilai agama dan masa depan Abdya,” tutup surat tersebut.(T018)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...