Pemkot Sabang Imbau Warga Patuhi Syariat Saat Pergantian Tahun

Seruan Bersama terkait perayaan tahun baru 2026. Jumat 19 Desember 2025. [Foto Dok : Humas Sabang/rahasiaumum.com]

Sabang. RU – Menjelang pergantian Tahun Baru Masehi 2026, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Sabang mengeluarkan seruan bersama guna menjaga ketertiban, keamanan, serta penerapan nilai syariat Islam di tengah masyarakat.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menyampaikan, Forkopimda sepakat mengimbau sekaligus melarang masyarakat, khususnya umat Islam, melakukan perayaan maupun aktivitas bernuansa negatif pada malam pergantian tahun.

Imbauan tersebut mencakup larangan pesta kembang api, petasan, terompet, konsumsi minuman keras, pergaulan bebas, balapan kendaraan, perjudian, serta kegiatan lain yang bertentangan dengan syariat Islam dan adat Aceh, sebelum maupun saat malam 1 Januari 2026.

Menurut Zulkifli, seruan bersama ini bertujuan menjaga ketertiban umum sekaligus menegaskan pentingnya nilai agama serta budaya lokal pada momentum pergantian tahun.

Forkopimda Sabang juga menegaskan larangan pelaksanaan kegiatan bernuansa keagamaan seperti zikir, yasinan, tausiyah, maupun aktivitas sejenis pada malam tahun baru.

“Ini untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat yang beragama Islam, seolah-olah perayaan Tahun Baru Masehi diperbolehkan atau disyariatkan dalam ajaran Islam, padahal tidak memiliki dasar,” kata Zulkifli, Jumat (19/12/2025).

Selain itu, wisatawan domestik maupun mancanegara diminta menyesuaikan sikap, perilaku, serta pakaian dengan adat dan budaya masyarakat Sabang yang menerapkan syariat Islam.

“Kepada para pedagang, pemilik hotel, penginapan, restoran, kafe, serta tempat hiburan lainnya, kami minta agar tidak memfasilitasi kegiatan penyambutan tahun baru masehi 2026 dengan barang maupun atribut yang bertentangan dengan ketentuan syariat,” ujarnya.

Untuk mencegah potensi pelanggaran hukum dan gangguan ketertiban, Forkopimda memastikan TNI, Polri, Satpol PP, dan Wilayatul Hisbah Kota Sabang akan melaksanakan patroli intensif selama malam pergantian tahun.

“Untuk itu kami juga akan meningkatkan patroli guna memastikan kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha terhadap ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.(*)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...