Solidaritas Aceh Besar, 170 Ton Bantuan Menuju Wilayah Banjir

Kalaksa BPBD Aceh Besar memberikan arahan sebelum menglepaskan 270 Ton bantuak untuk korban melalui jalur laut di Pelabuhan Ulee Lheue. Jumat 12 Desember 2025. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengirimkan lebih dari 170 ton bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di wilayah timur Aceh. Keberangkatan logistik dilepas melalui Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/12/2025).

Bupati Aceh Besar Muharram Idris melalui Kepala Pelaksana BPBD Ridwan Jamil melepas langsung misi tersebut. Bantuan yang awalnya tercatat sekitar 170 ton bertambah saat proses pemuatan berlangsung.

Tambahan logistik berasal dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) serta bantuan yang sebelumnya belum tersalurkan dari Lanud Sultan Iskandar Muda, sehingga total muatan melampaui 170 ton.

Selain logistik, misi ini mengangkut 39 personel gabungan BPBD, Satpol PP/WH, dan tenaga pendukung lainnya. Operasional kapal tongkang dikawal enam nahkoda dan asisten untuk memastikan pelayaran berjalan aman.

Ridwan Jamil menyebutkan, keberangkatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas pihak yang mendapat dukungan penuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ini misi kemanusiaan gabungan. Pemerintah, BPBD, dan para relawan bergerak bersama memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, perjalanan laut menuju lokasi diperkirakan memakan waktu sekitar 30 jam.

“Perjalanan ini diproyeksikan mencapai lebih kurang 30 jam, jadi saya berharap seluruh personel dapat menjaga kondisi dan kesehatan selama dalam perjalanan,” katanya.

Ratusan ton bantuan itu dijadwalkan disalurkan ke Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur sebagai wilayah terdampak paling parah.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...