Jaksa Tahan 4 Tersangka Kasus Pembiayaan FiktifRp34 Miliar

Pembiayaan Fiktif
Empat tersangka tindak pidana pembiayaan fiktif di Aceh Tengah, Selasa (14/10/2025). (Foto: Dok Kejari Aceh Tengah)

Takengon. RU – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah menahan empat tersangka tindak pidana perbankan dengan modus pembiayaan fiktif dengan kerugian negara mencapai Rp34,8 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Tengah, Hasrul, mengatakan penahanan dilakukan setelah jaksa penuntut umum menerima pelimpahan perkara berserta tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian.

“Jaksa penuntut umum Kejari Aceh Tengah menahan tersangka tindak pidana perbankan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIB Takengon. Penahanan untuk kepentingan pelimpahan perkara ke pengadilan,” kata Hasrul dikutip Rabu (15/10/2025).

Keempat tersangka kasus pembiayaan fiktif tersebut yakni AP (36), DP (33), AY (42) dan S (42), yang seluruhnya merupakan warga Aceh Tengah.

Hasrul menyebutkan, tindak pidana melibatkan para tersangka terjadi pada Desember 2018 hingga April 2024.

Para tersangka diduga melakukan pembiayaan untuk 966 nasabah fiktif pada PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Gayo.

Mereka memalsukan kartu tanda penduduk, buku nikah, pekerjaan, dan lainnya menggunakan aplikasi pengeditan gambar.

Selanjutnya, identitas nasabah yang mereka edit digunakan untuk berkas pembiayaan pada bank tersebut.

Semua proses untuk persetujuan mendapatkan pembiayaan juga dilakukan fiktif.

“Setelah proses tersebut berlangsung dilakukan akad dan pencairan pembiayaan. Atas proses pembiayaan fiktif tersebut menyebabkan PT BPRS Gayo mengalami kerugian mencapai Rp34,8 miliar,” kata Hasrul.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...