Harga Cabai Merah di Abdya Tembus Rp90.000/Kg

Harga Cabai di Meulaboh
Ilustrasi - Harga cabai di Pasar Bina Usaha Meulaboh, mengalami kenaikan. (Foto: habaaceh.id)

Blangpidie. RU – Harga cabai merah di pasar tradisional Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melonjak tajam dalam dua pekan terakhir. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini mencapai Rp90 ribu per kilogram.

Menurut pedagang di Pasar Inpres Blangpidie, lonjakan harga ini disebabkan tingginya permintaan masyarakat karena sedang memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, sementara pasokan dari petani lokal menurun.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat berbelanja, Wati mengaku terkejut dengan kenaikan harga cabai merah yang mencapai Rp90 ribu per kilogram. “Di saat ekonomi sulit, harga cabai malah naik tinggi,” katanya.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Abdya, Teuku Indra menyatakan bahwa kenaikan harga cabai merah ini dipicu kebutuhan masyarakat yang meningkat di bulan maulid.

“Ditambah lagi minat petani lokal untuk menanam cabai menurun karena sering gagal panen akibat cuaca yang tidak menentu,” katanya dikutip Minggu (21/09/2025).

Ia menambahkan, ketimpangan antara lonjakan permintaan dan keterbatasan pasokan lokal menjadi penyebab utama fluktuasi harga cabai merah ini.

Kenaikan ini bukan hanya soal konsumsi, tapi juga ketahanan distribusi dan pola tanam yang belum adaptif terhadap siklus kebutuhan masyarakat.

“Maka, saat ini kami sedang menyusun langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, termasuk pendampingan teknis kepada petani dan koordinasi antar daerah penghasil,” demikian Teuku Indra.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...