Aceh  

Wali Nanggroe Teken Kerjasama dengan Pemerintah Region Ivanovo di Rusia

Wali di Rusia
Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar saat melakukan pertemuan dengan pemerintah Region Ivanovo, Rusia, Senin (8/9/2025). (Foto: Humas Wali Nanggroe Aceh)

Vladivostok. RU – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penguatan kerjasama berbagai bidang strategis dengan pemerintah Region Ivanovo, Rusia.

“Aceh terbuka menjadi mitra strategis Ivanovo dan siap belajar dari keunggulan mereka, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan industri tekstil,” kata Tgk Malik Mahmud Al Haythar dalam keterangannya yang diterima, Senin (08/09/2025).

Penandatanganan yang berlangsung di Vladivostok itu dilakukan oleh Tumanova Yulia Evgenievna selaku Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo, dan Wali Nanggroe Aceh, turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Region Ivanovo.

Adapun penguatan kerja sama ini mulai dari sektor pendidikan, kebudayaan, kesehatan, ekonomi, investasi, inovasi, hingga pengembangan kongres dan pameran internasional.

Wali Nanggroe menegaskan bahwa penandatanganan ini merupakan sebuah langkah awal untuk membangun jembatan kolaborasi nyata antara Aceh dan Ivanovo.

MoU tersebut, kata dia, menekankan pentingnya prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, saling menghormati, dan saling percaya.

“Kesepakatan ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk melaksanakan kerja sama dalam koridor hukum yang berlaku di Federasi Rusia maupun Republik Indonesia,” ujarnya.

Ke depannya, lanjut Tgk Malik, setiap inisiatif spesifik akan ditindaklanjuti melalui kontrak atau perjanjian terpisah sesuai kebutuhan, dengan fleksibilitas implementasi yang memungkinkan adaptasi terhadap kondisi kedua belah pihak.

Dengan adanya MoU ini, Tgk Malik berharap akan ada peningkatan dalam pendidikan dan kesehatan, sekaligus nilai tambah bagi komoditas Aceh melalui transfer teknologi dan standar mutu dari Ivanovo.

“Selain itu, kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Aceh di Rusia,” kata Wali Nanggroe.

Dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal Badan Penarik Investasi Ivanovo, Tumanova Yulia Evgenievna menyambut positif penandatanganan ini dan menegaskan siap menindaklanjutinya dengan langkah konkret.

Mereka, melihat Aceh sebagai mitra potensial di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam konteks perdagangan dan investasi.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap segera diwujudkan dalam bentuk program-program nyata yang saling menguntungkan,” demikian Tumanova Yulia Evgenievna.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...