Terkena Penyakit Ngorok, Lima Ternak Warga Mati Mendadak

kerbau mati mendadak
Petugas dari Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Simeulue melihat kondisi ternak mati mendadak di Desa Labua, kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Kamis (04/09/2025). (Foto: kiriman warga)

Sinabang. RU – Sebanyak lima ekor ternak jenis kerbau milik masyarakat di Desa Labua, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, mati mendadak sejak sepekan terakhir.

Kepala Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Simeulue, Hasrat Abubakar di Simeulue, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat adanya kerbau mati mendadak.

Ia menyebutkan lima ekor kerbau tersebut diperkirakan mati sudah lebih dari tiga hari. Bangkai hewan tersebut sebagian membusuk dan mengeluarkan aroma tak sedap.

“Kematian kerbau ini kemungkinan karena terkena penyakit ngorok atau septicaemia epizootica,” kata Hasrat Abubakar dikutip Jumat (05/09/2025).

Menurut dia, penyakit ngorok ini serius dan fatal yang disebabkan oleh bakteri pasteurella multocida. Penyakit ini menyerang hewan ternak ditandai gejala pernapasan ngorok akibat lendir pada saluran napas, demam tinggi, dan pendarahan

Ia mengatakan pihaknya juga melakukan upaya pencegahan menularnya penyakit ngorok tersebut dengan penyuntikan antibakteri terhadap ternak di wilayah tersebut

“Sebagai langkah pencegahan, seluruh hewan ternak dikumpulkan dan disuntikan vaksin. Sebab, penyakit ngorok ini merupakan penyakit menular hewan ternak,” katanya.

Hasrat Abubakar juga mengimbau bangkai kerbau yang telah mati segera dikubur agar tidak mengganggu di sekitar pemukiman warga serta mencegah penularan penyakit.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...