Diskop UKM Aceh Sosialisasi Pamanfaatan INAPROC Versi 6

Pelaku usaha UMKM Aceh Besar sedang mengikuti sosialisasi pemanfaatan INAPROC Versi 6, di Banda Aceh. Rabu 3 September 2025. [Foto Dok: MC Aceh Besar/rahasiaumum.com].

Banda Aceh. RU – Sejumlah Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Kabupaten Aceh Besar mengikuti Sosialisas implementasi pekerjaan konstruksi dalam katalog elektronik INAPROC versi 6.

Pada kegiatan yang digelar Dinas Koperasi dan UKM (Diskop-UKM) Aceh, Rabu (03/09/2025) tersebut juga disampaikan terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Selain itu, pelaku usaha juga dibekali motifasi bisnis dan penggunaan AI dalam mendukung promosi dan penggunaan sosial media.

Kasubbag PSPSE Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh Reza Fathorachman S.STP, mengatakan katalog INAPROC juga selaras dengan program unggulan agar UMKM kita naik kelas dan bisa dijangkau secara elektronik.

“Program ini mendukung pemberdayaan UMKM lokal agar dapat naik kelas melalui keterlibatan aktif dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pastinya, katalog INAPROC versi terbaru membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berpartisipasi dan bersaing secara sehat,” ujarnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut bukan sekadar agenda formalitas, namun menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dan pelaku usaha.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan platform pengadaan digital ini secara optimal dan bersaing secara sehat demi kemajuan UMKM.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan ekosistem pengadaan yang adaptif dan responsif, demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ajaknya.

Salah seorang peserta asal Ingin Jaya, Dedy Yusuf mengatakan sosialisasi pemanfaatan marketplace dan e-catalog bagi pelaku usaha merupakan sangat penting dan dibutuhkan untuk meningkatkan jaringan usaha dalam menghadapi persaingan ekonomi secara digital marketing saat ini.

“Pelaku usaha saat ini memang harus paham sekaligus harus mampu memanfaatkan platform digital, apalagi bisa masuk dalam katalog pemerintah,” demikian kata Dedy.(*)

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...

Rasa Haru di Balik Amanah: Jejak Pengabdian Khalidin Umar Barat di Tanah Suci

Subulussalam. RU – Ada momen yang tak sepenuhnya bisa dijelaskan dengan kata-kata ketika nama Khalidin...

Dari Subulussalam ke Makkah, Kiprah Khalidin Melayani Jemaah

Makkah. RU – Suatu anugerah besar kembali diraih Khalidin Umar Barat salah satu putra terbaik...

Huntara Kementrian PU–PT WIKA, Hunian Asri Penyembuh Duka Penyitas

Kualasimpang. RU – Bagi warga Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang, Hunian sementara (Huntara)...

Ketika MoU Helsinki Kembali Disuarakan di Tengah Revisi UUPA

Banda Aceh. RU – Suasana Anjong Mon Mata di Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh,...