Kunjungi LPKA Lambaro, Kak Na Ajak Anak Binaan Menata Masa Depan

Marlina Usman menyerahkan bantuan kepada anak-anak warga binaan LPKA Kelas II A Lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar. Selasa 27 Oktober 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Masa lalu bukan penghalang bagi seseorang untuk memperbaiki diri dan menata masa depan.

Pesan itu disampaikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Marlina Usman (Kak Na) saat mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II A Lambaro, Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (27/10/2026).

“Semangat ya anak-anak bunda semua, tidak ada kata terlambat untuk berubah. Setiap kita tentu pernah berbuat salah, dan sebaik-baik manusia adalah mereka yang mau berubah serta memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Semangat, buktikan bahwa setelah mendapat pembinaan di sini, kalian bisa berubah menjadi lebih baik,” imbau Kak Na.

Istri Gubernur Aceh itu juga mengapresiasi para pembina LPKA yang mendampingi anak-anak selama menjalani pembinaan.

“Apresiasi dan terima kasih tentu kami sampaikan kepada bapak dan ibu pembina LPKA, atas kesediaannya menjadi orang tua kedua bagi ananda-ananda kita di sini. Insya Allah, pengorbanan bapak dan ibu pembina menjadi sebuah ibadah yang diridhai Allah,” sambungnya.

Ketua DWP Aceh Fitriani Taufik turut mengajak anak binaan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh.

“Para pembina di sini adalah orang tua kedua ananda semua, dengan berbagai program pembinaan yang ada, para pembina di sini tentu akan terus mendampingi dan membina ananda semua agar menjadi pribadi yang jauh lebih baik,” ucap Fitriani.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian bakti sosial dalam rangka HUT ke-27 DWP.

Kepala LPKA Kelas II A Lambaro Yusnaidi menyebutkan, saat ini terdapat 71 anak binaan di lembaga tersebut.

Dalam kegiatan itu, DWP Aceh membagikan paket bantuan kepada seluruh anak binaan serta menghadirkan psikolog dari Rumah Sakit Jiwa Aceh untuk memberikan motivasi.(R10)

Di Balik Batu Bata, Peluh Aisyah dan Parman Menyambung Hidup

Banda Aceh. RU – Gerimis membasahi tumpukan tanah liat dan batu bata di sebuah tempat...

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...