Partai Aceh Dorong Generasi Muda Kawal Investasi dan Ekonomi Kreatif

Adnan Beuransyah menyampaikan pesan pada generasi muda dalam Seminar pendidikan politik anggota Partai Aceh 2026 di Banda Aceh. Minggu 18 Oktober 2026 [Dok. rahasiaumum.com/RSR12]

Banda Aceh. RU – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, serta penciptaan lapangan kerja menjadi fokus pembahasan Seminar dan Diskusi Publik Pendidikan Politik Anggota Partai Aceh Tahun 2026 yang digelar Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Aceh melalui Departemen Ekonomi dan Investasi di Ballroom Hotel Madinah, Banda Aceh, Minggu (18/10/2026).

Mengusung tema “Politik Berdaya, Ekonomi Berdaulat”, kegiatan tersebut membahas peran generasi muda dalam mengawal investasi dan mengembangkan ekonomi kreatif untuk mendorong kemandirian ekonomi Aceh.

Ketua Panitia, Ikhwan Zuhdi, S.H., M.H., mengatakan seminar tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi Partai Aceh dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

“Kami berharap hasil seminar dan diskusi publik ini dapat menjadi rekomendasi bagi Partai Aceh ke depan, terutama dalam mendorong penguatan UMKM, investasi, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut Ikhwan, keterlibatan akademisi, anggota legislatif, praktisi usaha, unsur pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan memperkaya perspektif serta menghasilkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat Aceh.

Sementara itu, pimpinan Partai Aceh, Adnan Beuransyah, menekankan pentingnya generasi muda memahami sejarah, identitas, dan perjuangan Aceh sebagai bekal membangun masa depan daerah.

Ia juga mendorong anak muda menguasai bahasa daerah dan bahasa asing agar mampu memperkenalkan Aceh di tingkat internasional serta memperluas kesempatan belajar dan berkompetisi di luar negeri.

Menurut Adnan, pemahaman terhadap identitas daerah harus berjalan seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan wawasan global agar generasi muda dapat berperan dalam pembangunan.

Melalui forum tersebut, peserta diharapkan memahami keterkaitan kebijakan politik, pengelolaan investasi, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

Rekomendasi seminar diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan dan program konkret yang membuka peluang usaha, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.(RSR12)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...