Aceh Besar. RU – Pengembangan lahan pertanian seluas 900 hektare melalui program cetak sawah diusulkan Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng, Gampong Jantho Baro, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.
Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh, Firdaus, SP., M.Si., mengatakan, usulan tersebut diharapkan mendapat dukungan program strategis Kementerian Pertanian untuk memperluas areal persawahan dan meningkatkan produksi pertanian.
Namun, ia menegaskan, program cetak sawah harus memenuhi persyaratan, terutama terkait kejelasan status dan pemanfaatan lahan.
“Untuk program cetak sawah, salah satu syarat utamanya adalah lahan harus berstatus clear and clean. Karena itu, perlu dipastikan tidak ada persoalan terkait status, kepemilikan, maupun pemanfaatan lahannya,” ujar Firdaus.
Ia berharap kelompok tani yang baru terbentuk itu mendapat dukungan berbagai pihak agar dapat mengembangkan usaha pertanian dan mengakses program bantuan pemerintah.
“Kami berharap kelompok tani ini bisa mendapatkan dukungan melalui program-program Kementerian Pertanian sehingga dapat berkembang bersama kelompok tani lainnya. Tentu diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, drh. Ade Kurniawan Abdy, mengapresiasi peran kelompok tani tersebut dalam mendukung pengembangan pertanian dan kesejahteraan petani.
Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri syukuran kelompok tani yang dirangkai dengan penanaman pohon untuk penghijauan di Gampong Jantho Baro, Kamis (15/10/2026).
“Keberadaan Kelompok Tani Jeumpa Gadeng ini sangat penting untuk membantu para petani mengoptimalkan pengelolaan lahan dan meningkatkan hasil produksi. Dengan demikian, diharapkan perekonomian masyarakat juga semakin meningkat,” ujar Ade.
Ia menambahkan, pengembangan pertanian membutuhkan sinergi pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat.
“Dengan kerja sama berbagai pihak serta adanya kemauan dan partisipasi masyarakat sendiri, insya Allah perekonomian masyarakat di sekitar kelompok tani ke depan bisa lebih baik daripada sekarang,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danlanud Sultan Iskandar Muda, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Rafly Kande, jajaran BRMP Aceh, dan pengelola Kelompok Tani Irigasi Jeumpa Gadeng.(*)













