Blangkejeren. RU – Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti melaporkan, banjir dan longsor melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Gayo Lues, usai hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, yang membuat jalan Blangkejeren–Takengon tak bisa dilintasi, dan fondasi Jembatan Kendawi tergerus air.
Ia menyebutkan, longsor terjadi sejak Sabtu (10/10/2026) sore di tiga desa, yakni Kala Pinang dan Leme di Kecamatan Blangkejeren, serta Desa Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang.
Sedangkan banjir menggenangi Desa Leme di Kecamatan Blangkejeren dan Desa Ulun Tanoh di Kecamatan Kuta Panjang.
Sejumlah rumah warga tergenang air bercampur lumpur sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat. Banjir juga merendam area persawahan warga. Selain itu, fondasi dan tanah pendukung di sekitar Jembatan Kendawi tergerus.
“Akibatnya, jalan nasional lintas Blangkejeren–Takengon sempat ditutup sementara,” kata Bahron, dikutip Minggu (11/10/2026).
Tim gabungan BPBD, Dinas PUPR, dan instansi terkait saat ini sudah mengerahkan satu unit ekskavator ke lokasi untuk membersihkan material longsor dari badan jalan.
Ia menjelaskan, kondisi terakhir saat ini menunjukkan arus sungai berada pada level kuat hingga sedang. “Debit air tidak lagi naik dan sampah hanyutan mengalir lancar. Tidak ada luapan baru, sehingga potensi genangan di permukiman warga dapat dihindari,” ungkapnya.(TH05)













