Aceh Selatan. RU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tapaktuan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Selatan segera mengumumkan hasil uji kualitas air limbah instalasi pengolahan air limbah (IPAL) PT Aceh Trumon Anugerah Kita (ATAK) dan air Sungai Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur.
Ketua HMI Cabang Tapaktuan, M. Haikal Qadri, menyampaikan desakan tersebut setelah DLH Aceh Selatan sebelumnya menyatakan akan memberikan rekomendasi kepada perusahaan kelapa sawit PT ATAK berdasarkan hasil pengujian kualitas air.
“Seharusnya DLH sudah menyampaikan hasil rekomendasi IPAL PT ATAK,” kata Haikal kepada wartawan, Jumat (02/10/2026).
Haikal meminta DLH terbuka mengenai hasil pengujian serta tindak lanjut yang akan diberikan kepada perusahaan, terutama apabila terdapat parameter kualitas air yang tidak memenuhi ketentuan.
Menurut dia, pemerintah perlu memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai kondisi lingkungan dan kualitas air di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Krueng Luas.
“Jangan berkelit dan mencari alasan. Jika hasilnya sudah ada dan sebelumnya disampaikan akan ada rekomendasi, tentu harus ada tindak lanjut yang jelas,” ujarnya.
Haikal mengatakan DLH merupakan perpanjangan tangan bupati dalam urusan lingkungan.
Karena itu, ia berharap penanganan persoalan tersebut dilakukan secara terbuka agar tidak menggerus kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
“Masyarakat berhak mengetahui tindak lanjut pemerintah terhadap hasil pengujian kualitas air dan rekomendasi kepada PT ATAK. Ini bukan persoalan pribadi atau kepentingan kelompok tertentu,” ungkapnya.
Ia juga meminta DLH segera menyampaikan rekomendasi yang sebelumnya dijanjikan sekaligus menjelaskan langkah pengawasan berikutnya terhadap aktivitas PT ATAK.
“Jangan sampai masyarakat mempertanyakan hasil uji laboratorium, sementara tindak lanjut pemerintah justru tidak jelas,” imbuhnya.
DLH Sebut Ada Beberapa Rekomendasi
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala DLH Aceh Selatan, Kasputra, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel air di sejumlah titik di DAS Krueng Luas.
Ia menyebutkan, hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar penyampaian sejumlah rekomendasi terkait kondisi lingkungan di kawasan tersebut.
“Besok kami sampaikan ada beberapa rekomendasi dari kita,” kata Kasputra.
Hasil uji kualitas air dan rekomendasi DLH tersebut selanjutnya menjadi bagian penting dalam menentukan tindak lanjut pengawasan terhadap aktivitas PT ATAK di kawasan DAS Krueng Luas.(*)













