Sertijab Polres Pidie, Empat Pejabat Utama dan Lima Kapolsek Berganti

Suasana sertijab sejumlah PJU dan Kapolsek dilingkup Polres Pidie, yang digelar di Lapangan Apel dan Aula Wira Satya. Kamis 1 Oktober 2026 [Dok. Polres Pidie/rahasiaumum.com]

Pidie. RU – Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polres Pidie, berganti melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Lapangan Apel dan Aula Wira Satya, Kamis (01/10/2026).

Upacara dipimpin Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana.

Pergantian tersebut mencakup pejabat utama hingga lima Kapolsek jajaran sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran untuk memperkuat kinerja serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sejumlah jabatan utama yang berganti meliputi Kabagops, Kasatintelkam, Kasatresnarkoba, dan Kasatlantas.

Jabatan Kabagops Polres Pidie diserahterimakan dari AKP Raja Aminuddin Harahap, kepada Kompol Zulkarnen.

Selanjutnya, jabatan Kasatintelkam berganti dari Iptu Bustamam, kepada AKP Said Iskandar.

Untuk posisi Kasatresnarkoba, Iptu Syahrul Akhyar, digantikan Iptu Shandy Saputra.

Sementara jabatan Kasatlantas diserahterimakan dari AKP Aiyub Sami, kepada Iptu Nasril Rachmad.

Rotasi juga dilakukan pada jajaran kewilayahan.

Lima Kapolsek yang berganti masing-masing Kapolsek Muara Tiga, Kapolsek Pidie, Kapolsek Keumala, Kapolsek Tangse, dan Kapolsek Mane.

Kapolres Minta Pejabat Baru Cepat Beradaptasi

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri.

Namun, setiap jabatan membawa tanggung jawab yang harus dijalankan oleh pejabat yang menerima amanah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas di lingkungan Polres Pidie.

“Kepada pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Pidie. Apa yang telah dilakukan merupakan bagian dari kontribusi dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jaka Mulyana.

Kepada pejabat baru, Jaka meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan dan wilayah tugas.

Pemahaman terhadap karakteristik wilayah, komunikasi internal, serta sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas.

“Jadikan jabatan ini sebagai amanah untuk memberikan pelayanan terbaik. Bangun komunikasi yang baik, tingkatkan profesionalisme dan kedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Menurut Jaka, pesan tersebut penting terutama bagi pejabat yang akan berhadapan langsung dengan dinamika keamanan dan berbagai persoalan masyarakat di wilayah masing-masing.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...