Setelah Puluhan Tahun, Jalan Pante Pirak–Durian Rampak Akhirnya Diaspal

Pihak Dinas PUPR Abdya meninjau pekerjaan pembangunan jalan lingkar Gampong Pante Pirak - Durian Rampak, Kecamatan Susoh. Rabu 30 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Setelah puluhan tahun hanya menjadi akses jalan yang belum beraspal, ruas jalan yang menghubungkan Gampong Pante Pirak dan Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kini mulai dikerjakan dengan hotmix.

Pembangunan ruas jalan tersebut mendapat apresiasi masyarakat karena menjadi akses penting bagi warga Pante Pirak dan Durian Rampak menuju Kota Blangpidie.

Ketua Tuha Peut Gampong Pante Pirak, Heri Aidil, mengatakan jalan lingkar tersebut telah dibuka sejak puluhan tahun lalu. Namun, pengaspalan baru terealisasi pada masa pemerintahan Bupati Safaruddin.

“Jalan ini dibuka puluhan lalu. Tapi baru di masa Bupati Safaruddin jalan ini diaspal,” kata Heri Aidil, Rabu (30/09/2026).

Menurut Aidil, pembangunan jalan tersebut telah beberapa kali diusulkan, tetapi belum kunjung terealisasi.

“Alhamdulillah, sekarang jalan ini sudah mulai dibangun. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Safaruddin dan juga Ibu Deviyani selaku anggota DPRK Abdya di Kecamatan Susoh atas perjuangan pembangunan jalan ini,” ucapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Abdya, Rahwadi, membenarkan pekerjaan hotmix pada ruas Pante Pirak–Durian Rampak telah dimulai.

“Insya Allah dalam waktu dekat segera rampung,” kata Rahwadi.

Rahwadi menjelaskan, pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) 2026 dengan pagu sebesar Rp 933 juta.

“Pembangunan jalan ini memang arahan langsung dari Pak Bupati, termasuk jalan-jalan lainnya yang sudah lama tidak teraspal. Kita berharap pembangunan jalan ini selesai tepat waktu,” pungkasnya.(T08)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...