Blangpidie. RU – Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendorong RSUD Teungku Peukan (RSUD-TP) memperkuat edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga.
Edukasi mengenai pengenalan gejala DBD tersebut digelar di ruang Poli RSUD-TP Abdya, Senin (28/09/2026), sebagai tindak lanjut atas peningkatan kasus DBD selama periode Juni hingga September 2026.
Sosialisasi dan penyampaian materi dilakukan Dokter Spesialis Anak RSUD-TP Abdya, dr Rifa Raihani, Sp.A.
Ia menekankan pentingnya orang tua mengenali tanda dan gejala DBD pada anak sejak dini.
Menurut Rifa, pengenalan gejala secara cepat dapat membantu keluarga menentukan kapan anak perlu segera diperiksa dan mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain mengenali gejala, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan berbagai langkah pencegahan.
“Langkah pencegahan ini penting, terutama mengetahui tentang perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus dengue, dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi terjadinya genangan air,” ucapnya.
Rifa mengatakan edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran, terutama ketika kasus DBD sedang mengalami peningkatan.
“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyebaran DBD,” ujarnya.(T08)













