Kado Hari Jadi Subulussalam, RSUD Ditabalkan Menjadi RSUD Merah Sakti

Walikota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin tandatangani prasasti penabalan nama RSUD Merah Sakti saat upacara Hari Jadi Subulussalam ke 64. Senin 14 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB07]

Subulussalam. RU – Nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam kini resmi berganti menjadi RSUD H. Merah Sakti Kota Subulussalam.

Perubahan nama itu ditetapkan Pemerintah Kota Subulussalam sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum H. Merah Sakti dalam perjuangan pemekaran dan pembangunan daerah.

Penabalan nama dilakukan Wali Kota Subulussalam M. Rasyid melalui penandatanganan prasasti pada puncak peringatan HUT ke-64 Kota Subulussalam, Senin (14/09/2026).

Prosesi tersebut disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat.

H. Merah Sakti dikenal sebagai wali kota definitif terpilih pertama Kota Subulussalam yang memimpin selama dua periode.

Pemerintah daerah menilai kiprahnya menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Subulussalam.

Wali Kota M. Rasyid mengatakan, pemberian nama tersebut tidak hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran rumah sakit.

“Semangat pengabdian dan perjuangan almarhum harus menjadi inspirasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar M. Rasyid.

Ia berharap RSUD H. Merah Sakti terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadi rumah sakit yang membanggakan masyarakat Kota Subulussalam.

“Nama ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak terlepas dari jasa para tokoh yang telah meletakkan fondasi bagi Subulussalam,” katanya.(MB07)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...