Aceh Utara. RU – Petani di Desa Asan AB, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, kini kesulitan menuju lahan persawahan setelah jembatan beton pada lintasan irigasi Langkahan mengalami kerusakan parah.
Pantauan di lokasi, memperlihatkan pondasi pada salah satu sisi jembatan tergerus arus air.
Kondisi itu membuat badan jembatan miring, sementara salah satu ujungnya turun hingga ke dalam aliran irigasi.
Material tanah di sekitar jembatan juga ikut tergerus. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang aliran air.
Kerusakan tersebut menyebabkan jalur menuju persawahan terputus.
Kendaraan bermotor maupun pejalan kaki tidak dapat melintas karena akses di sisi seberang jembatan telah mengalami kerusakan.
Salah seorang warga yang namanya tidak ingin disebutkan berharap instansi terkait segera memeriksa kondisi tersebut dan mengambil langkah penanganan.
“Jembatan itu merupakan akses penting bagi warga, terutama petani yang membutuhkan jalur menuju lahan persawahan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Kamis (03/09/2026).
Ia berharap pemerintah dapat melakukan perbaikan, baik sementara maupun permanen, sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.
Penanganan dinilai penting agar akses pertanian kembali terbuka dan kegiatan warga tidak terus terganggu.(*)













