Wabup Aceh Besar: Hardikda Momentum Evaluasi Pendidikan

Wakil Bupati H Syukri A Jalil, menyerahkan penghargaan kepada para kepala sekolah pada peringatan Hardikda ke-67 Tahun 2026, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Besar. Rabu 2 September 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB07]

Aceh Besar. RU – Peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 menjadi momentum bagi Pemerintah Aceh untuk mengevaluasi capaian pendidikan sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi berbagai tantangan.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Aceh Besar, H Syukri A Jalil saat memimpin upacara Hardikda di Lapangan Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (02/09/2026).

Syukri membacakan amanat Gubernur Aceh dalam upacara yang diikuti guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, dan peserta didik.

“Hari Pendidikan Daerah bukan sekadar sebuah peringatan tahunan. Momentum ini hendaknya menjadi ruang bagi kita untuk melihat kembali perjalanan pendidikan Aceh: apa yang telah kita capai, apa yang masih perlu kita benahi, dan bagaimana kita menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan daerah ini,” ujar Drs Syukri.

Menurutnya, pendidikan harus membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak, kreatif, mandiri, dan mampu beradaptasi.

“Pendidikan harus membentuk generasi yang berprestasi, berakhlak, kreatif, mandiri dan adaptif,” katanya.

Pemerintah Aceh juga menyoroti kondisi sarana pendidikan yang terdampak bencana.

Tercatat 93 SMK dan 344 SMA terdampak, sehingga koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus dilakukan untuk mempercepat revitalisasi, rehabilitasi, dan pemulihan fasilitas sekolah.

Selain itu, pendidikan kebencanaan dinilai perlu menjadi bagian dari budaya sekolah untuk meningkatkan kesiapsiagaan peserta didik dan warga satuan pendidikan.

“Kita berharap segera tersedia kembali ruang belajar yang aman, nyaman dan layak bagi anak-anak kita,” imbuh Drs Syukri mengakhiri amanat Gubernur Aceh.

Hardikda di Aceh Besar juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah kepala sekolah dan tenaga pendidik berprestasi serta inovatif pada jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...