Aceh Besar Evaluasi Kinerja Pengawas Pendidikan

Suasana rapat koordinasi seluruh pengawas sekolah se-Kabupaten di Aula Disdikbud Aceh Besar, di Kota Jantho. Rabu 21 Januari 2026. [Foto Dok : MC Aceh Besar/rahasiaumum.com]

Aceh Besar. RU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengawas sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP di Aula Disdikbud Aceh Besar, Rabu (21/01/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Aceh Besar Rahmawati mengatakan forum tersebut diarahkan untuk memperkuat peran strategis pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan melalui supervisi akademik dan manajerial, sekaligus mengevaluasi kinerja pengawasan serta merumuskan langkah lanjutan.

“Pengawas sekolah merupakan ujung tombak dalam memastikan standar mutu pendidikan berjalan dengan baik di setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, pengawas harus mampu menjalankan tugas supervisi secara profesional, objektif, dan berkelanjutan,” ujar Rahmawati.

Ia menegaskan, fungsi pengawas tidak sebatas pengendalian administrasi, melainkan sebagai pembina dan pendamping sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta menyelesaikan persoalan di lapangan secara konstruktif.

“Pengawas harus hadir sebagai mitra strategis bagi kepala sekolah dan guru. Bukan semata-mata mencari kesalahan, tetapi memberikan pembinaan, arahan, dan pendampingan agar mutu pembelajaran terus meningkat,” tambahnya.

Rahmawati juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi pengawas agar mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kebijakan nasional, digitalisasi pendidikan, serta tuntutan akuntabilitas kinerja.

“Kita harus siap menghadapi perubahan. Pengawas dituntut memahami kebijakan terbaru, mampu memanfaatkan teknologi, serta menyusun laporan pengawasan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Aceh Besar Fahrurrazi menilai rapat koordinasi tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi dan menyatukan persepsi antara pengawas serta jajaran dinas.

“Melalui rapat ini, kami dapat menyamakan persepsi dan mendapatkan arahan langsung dari pimpinan, sehingga pelaksanaan tugas pengawasan di sekolah dapat berjalan lebih terarah dan efektif,” ungkapnya.(*)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...