Subulussalam. RU – Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf mengingatkan seluruh personel untuk menjadikan Hari Juang Polri sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat memperingati Hari Juang Polri ke-3 Tahun 2026 yang dirangkai dengan temu pers melalui kegiatan coffee morning bersama puluhan wartawan di Ampera Meutuah Coffee, Jalan T Umar, Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Jumat (21/08/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolres Subulussalam Kompol Ikmal serta sejumlah pejabat utama, di antaranya Kasat Reskrim AKP Putu Gede Ega Putra dan Kasat Intelkam AKP Faisal Putra.
Sebelumnya, rangkaian peringatan diawali dengan upacara di Lapangan Tatag Trawang Tungga Polres Subulussalam.
Upacara diikuti pejabat utama, perwira, personel, serta ASN Polri di lingkungan Polres Subulussalam.
Yusuf mengatakan Hari Juang Polri tidak semestinya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata.
Menurut dia, peringatan tersebut menjadi pengingat bagi setiap anggota untuk kembali menguatkan nilai perjuangan dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat.
“Peringatan Hari Juang Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan, pengabdian dan loyalitas dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri,” kata Yusuf.
Ia meminta seluruh personel meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas.
Pelayanan kepada masyarakat, lanjutnya, harus tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Hari Juang Polri harus dijadikan motivasi untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Yusuf juga mengingatkan anggota agar melaksanakan tugas secara bertanggung jawab serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
Melalui momentum tersebut, Polres Subulussalam berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus untuk mengenang pembacaan Proklamasi Polisi oleh Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin di Surabaya pada 21 Agustus 1945.
Proklamasi itu menandai bersatunya kepolisian dengan rakyat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.(MB07)













