HIPMI Abdya dan Diskop UKM Perindag Bahas Strategi Penguatan UMKM

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya bahas pemberdayaan UMKM dengan pengurus HIPMi kabupaten setempat. Jumat 21 Agustus 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T08]

Blangpidie. RU – Penguatan UMKM menjadi salah satu perhatian dalam audiensi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Abdya dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (21/08/2026).

Audiensi yang digelar bersamaan dengan Forum Konsultasi Publik tersebut melibatkan organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Forum membahas strategi pemberdayaan UMKM agar semakin berperan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Sejumlah persoalan turut menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses permodalan, kualitas sumber daya manusia (SDM), legalitas dan perizinan, hingga pemasaran.

Peserta juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital, pengemasan produk, serta akses pasar yang masih terbatas.

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya Zedi Saputra mengatakan, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Pengembangan sektor tersebut juga harus memberikan dampak nyata terhadap persoalan sosial.

“UMKM harus kita tempatkan sebagai instrumen pembangunan ekonomi sekaligus solusi terhadap persoalan kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Menurut Zedi, penguatan UMKM perlu dilakukan melalui penciptaan wirausaha baru, peningkatan kapasitas usaha, serta perluasan kesempatan kerja.

Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antarpemangku kepentingan.

Kolaborasi dapat mencakup pendataan usaha, pelatihan sesuai kebutuhan, pendampingan berkelanjutan, fasilitasi legalitas, akses pembiayaan, promosi, digitalisasi pemasaran, hingga pembangunan kemitraan usaha.

“Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui pendataan usaha, pelatihan berbasis kebutuhan, pendampingan berkelanjutan, fasilitasi legalitas, akses pembiayaan, promosi, digitalisasi pemasaran, dan pembangunan kemitraan usaha,” katanya.(T08)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...