Aceh Besar. RU – Realisasi APBK Aceh Besar Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus Rp 97,82 miliar.
Capaian itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Besar di Gedung DPRK, Rabu (19/08/2026).
Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengatakan realisasi pendapatan mencapai Rp 1,77 triliun, sedangkan belanja Rp 1,67 triliun.
Adapun penerimaan pembiayaan sebesar Rp 77,84 miliar dan pengeluaran Rp 5,5 miliar.
Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRK menyampaikan sejumlah catatan, antara lain penanganan kekeringan, peningkatan pelayanan publik, pembangunan fasilitas umum, peningkatan PAD, serta penataan Pasar Induk Lambaro.
Muharram mengatakan pemerintah daerah akan menindaklanjuti berbagai masukan tersebut, termasuk memperkuat penanganan kekeringan yang melanda Aceh Besar dalam beberapa pekan terakhir.
“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil kembali mempertahankan predikat WTP yang ke-14 kalinya secara berturut-turut. Prestasi ini merupakan prestasi atas kerja keras kita bersama,” paparnya.
Menurut Muharram, capaian tersebut menjadi motivasi untuk memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti berharap APBK dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat.
Pemerintah dan OPD juga diminta segera menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan fraksi-fraksi.
Pada akhir rapat, Bupati Aceh Besar bersama pimpinan DPRK menandatangani berita acara persetujuan bersama Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Aceh Besar Tahun Anggaran 2025.(*)













