Jaringan Irigasi tak Berfungsi, Petani di Sawang Tak Bisa Garap Sawah

Sawah Sawang
Sawah milik masyarakat di Aceh Utara yang mengalami kekurangan air akibat tidak berfungsinya irigasi pascabanjir bandang akhir tahun lalu. [Foto: dok warga/Rahasiaumum.com]

Lhoksukon. RU – Petani di Gampong Gle Dagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, hingga saat ini tak bisa menggarap sawah secara normal, akibat sawah mereka tertimbun lumpur, dan jaringan irigasi yang menjadi sumber pengairan belum sepenuhnya berfungsi.

Warga mengatakan, kondisi ini terjadi sejak bencana banjir besar melanda daerah itu pada November 2025, dan hampir 100 hektare lahan persawahan hingga kini tidak bisa digarap, sehingga berdampak langsung terhadap perekonomian warga yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Semenjak pascabanjir sampai sekarang kami belum bisa turun ke sawah, karena irigasi tidak berfungsi dan sebagian lahan sawah masih tertutup lumpur,” kata seorang warga, Sabtu (15/08/2026).

Keuchik Gampong Gle Dagang, Zainuddin Zakaria, mengatakan timbunan lumpur akibat banjir membuat permukaan sawah menjadi lebih tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan agar lahan kembali dapat ditanami.

“Selain itu, perbaikan jaringan irigasi juga harus segera dituntaskan, sehingga pasokan air dapat kembali mengalir ke areal persawahan,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, segera turun tangan mempercepat pemulihan lahan pertanian dan jaringan irigasi yang rusak akibat banjir.

“Informasi di media bahwa menteri sudah mentransfer dana untuk rehabilitasi pertanian, namun realitanya di daerah kami belum ada bantuan untukk sektor pertanian yang tersalur,”katanya.(TH05)

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...