Aparat Tangkap Tiga Penambang Ilegal di Panga

Aparat gabungan
Tim gabungan saat mengamankan satu unit eskavator di lokasi pertambangan emas ilegal, di Aceh Jaya, Rabu (12/08/2026). [Foto: Polres/Rahasiaumum.com]

Calang. RU – Aparat gabungan Polisi dan TNI menangkap tiga terduga penambang emas ilegal di kawasan Krueng Sikuleh, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, dan mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), pada Rabu 12 Agustus 2026.

“Tiga orang yang ditangkap masing-masing berinisial R (27), S (50), dan M (45),” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, Iptu Julian Zairi, dikutip Jumat (14/08/2026).

Iptu Julian mengatakan, tim gabungan mulai bergerak pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, memasuki kawasan hutan di Gampong Gle Putoh, Kecamatan Panga, dan berjalan kaki mengikuti jalur yang diduga digunakan alat berat.
‎
‎Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, tim tiba di kawasan Krueng Sikuleh (Batee Gajah) dan menemukan satu unit ekskavator yang terparkir di pinggir sungai menuju lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas penambangan. 

“Petugas juga menemukan sebuah kamp yang diduga digunakan sebagai tempat beristirahat para pekerja,” ujarnya.
‎
‎Setelah itu, petugas menangkap tiga terduga pelaku bersama ekskavator, dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Aceh Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, juncto Pasal 17 ayat (1) huruf a dan b juncto Pasal 89 ayat (1) huruf a dan b UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diatur dalam UU RI Nomor 6 Tahun 2023.(TH05)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...