Banda Aceh. RU – Pergantian pimpinan Kejaksaan Tinggi Aceh mendapat sambutan positif dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Teuku Rahmadsyah yang baru dilantik sebagai Kajati Aceh.
“Beliau mendapat amanah yang mulia sebagai penegak hukum. Mari kita sama-sama membangun Aceh,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi di Banda Aceh, Rabu (12/08/2026).
Rahmadsyah dilantik Jaksa Agung RI ST Burhanuddin bersama 33 pejabat lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Ia menggantikan Yudi Triadi SH MH yang selanjutnya dipercaya sebagai Kepala Pusat Manajemen, Penelusuran dan Perampasan Aset pada Badan Pemulihan Aset.
Mualem turut menyampaikan terima kasih kepada Yudi atas pengabdiannya selama bertugas di Aceh.
“Pak Gubernur menilai Pak Yudi sangat baik dalam mengadikan diri sebagai penegak hukum. Juga telah membangun komunikasi yang bagus dengan Pemerintah Aceh. Sehingga Pemerintah Aceh sangat berterimakasih,” kata Nurlis.
Menurut Mualem, Rahmadsyah yang merupakan putra Aceh diharapkan membawa pendekatan tersendiri dalam memimpin Kejati Aceh, terutama karena memahami karakter serta kearifan lokal daerah.
“Menurut Bapak Gubernur, Pak Kajati yang baru yang juga adalah orang Aceh, tentu beliau memiliki karakter ke-Aceh-an yang sangat memahami kearifan lokal Aceh,” kata Nurlis.
Pemerintah Aceh juga menyambut baik instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin agar para Kajati memperkuat sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) demi menjaga stabilitas wilayah.
“Pemerintah Aceh menyambut baik sinergi tersebut,” katanya.(R10)













