Redelong. RU – Gunung Bur Ni Telong di Kabupaten Bener Meriah, masih berstatus Waspada (Level II) dan menunjukkan peningkatan aktivitas gempa vulkanik sejak 16 Juli 2026 hingga saat ini..
Badan Geologi mencatat 66 kali gempa vulkanik dalam (VA), tiga kali gempa vulkanik dangkal (VB), empat kali gempa tektonik lokal, dan 38 kali gempa tektonik jauh.
“Aktivitas Gempa Vulkanik Dalam (VA) mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya dari rata-rata tiga kejadian per hari, menjadi empat kejadian per hari,” ungkap Kepala Badan Geologi, Lana Saria dikutip Minggu (09/08/2026).
Potensi bahaya letusan Gunungapi Bur Ni Telong berupa erupsi yang dapat dipicu oleh gempa tektonik, atau erupsi freatik tanpa disertai peningkatan kegempaan yang signifikan,” ungkapnya.
Masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak berada di kawasan fumarol dan solfatara ketika cuaca mendung atau hujan, karena berisiko muncul konsentrasi gas berbahaya.(TH05)













