Kualasimpang. RU – Sejumlah warga mengakui keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Benih Tamiang (BETAMI) di Kabupaten Aceh Tamiang memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari penyediaan lapangan kerja hingga perawatan infrastruktur di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Salah seorang warga Desa Suka Jadi, Kecamatan Rantau, Hendri Dunan, kepada rahasiaumum.com, Selasa (21/07/2026) mengatakan kehadiran perusahaan selama ini membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.
“Keberadaan PKS di kampung kami, tidak ada nilai negatifnya pak. Salah satunya telah membuka lapangan kerja bagi warga yang sebelumnya berstatus nganggur atau berstatus sebagai pekerja serabutan yang kadang sehari kerja, tetapi nganggur 4 hari,” ungkap Hendri saat ditemui di kediamannya.
Menurut Hendri, perusahaan juga aktif membantu perawatan fasilitas umum, termasuk memperbaiki badan jalan yang mulai rusak.
Pernyataan tersebut berbeda dengan informasi yang sebelumnya beredar mengenai dugaan kurangnya perhatian PT BETAMI terhadap kondisi ruas jalan Sapta Jaya–Desa Durian yang dilalui kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO).
Menanggapi hal itu, Humas PT BETAMI, Kholidi, menegaskan perusahaan terus menjalankan komitmen terhadap lingkungan di sekitar area operasional sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Seperti yang bapak lihat hari ini, kami melakukan perawatan jalan menggunakan alat berat, tujuannya agar masyarakat secara umum yang melintas jalan ini tetap merasa nyaman dalam berkendara,” kata Kholidi.
Ia menjelaskan, kondisi ruas jalan Durian–Sapta Jaya terus dipantau dan dirawat secara berkala.
Perusahaan menimbun jalan yang berlubang menggunakan kerikil maupun campuran tanah dan batu agar tetap layak dilalui.
Menurut Kholidi, pemerintah desa dan masyarakat di sekitar perusahaan merupakan mitra yang memiliki hubungan saling mendukung.
“Perusahaan dan pemerintah desa dan juga warganya memiliki hubungan secara spesifik yang saling menguntungkan satu sama lainnya. Sebagai mitra kerja, kami saling berkontribusi demi menjaga kenyamanan dan keberlangsungan kemitraan kedua belah pihak,” ujarnya.
Selain membuka lapangan kerja dan membantu pemeliharaan infrastruktur, PT BETAMI juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui penyaluran bantuan sembako kepada warga kurang mampu di desa sekitar.
“Penyaluran bantuan sembako ini sudah menjadi rutinitas perusahaan bagi warga yang masuk dalam kategori kurang mampu,” ujar Kholidi.
Ia menyebutkan, pada Juli 2026 perusahaan menyalurkan lebih dari 30 paket sembako kepada masyarakat.
Bantuan tersebut dibagikan pada 3 Juli, masing-masing 15 paket untuk Desa Durian, 12 paket bagi Desa Benua Raja, dan 10 paket untuk Desa Suka Jadi.(S04)













