Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, Senin (20/07/2026).
Program ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas pangan, yakni beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram, telur ayam, minyak goreng kemasan Minyakita, dan gula pasir.
Kepala Dinas Pangan Kota Subulussalam, Badalsyah, mengatakan seluruh komoditas dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) di pasar tradisional.
Beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per sak, telur ayam Rp45.000 per papan, sedangkan gula pasir dan Minyakita masing-masing dipasarkan dengan harga Rp15.000 per kilogram dan Rp15.000 per liter.
“Untuk pasar murah ini komoditas yang disediakan telah disesuaikan dengan kebutuhan riil rumah tangga warga, kita berharap warga dapat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ujarnya.
Badalsyah menambahkan, koordinasi lintas sektor bersama jajaran TPID dan Perum BULOG Subulussalam terus diperkuat guna memastikan ketersediaan stok pangan di gudang tetap aman.
Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus menekan inflasi di Kota Subulussalam.(MB07)













