Cegah Penipuan, Samsat Banda Aceh Ingatkan Warga Tak Gunakan Jasa Calo

Suasana rapat Samsat Banda Aceh menyikapi kasus penipuan yang terjadi beberapa Waktu lalu. Senin 20 Juli 2026 [Dok. Biro Adpim Setda Aceh/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor dan tidak menyerahkan uang maupun dokumen kepada pihak yang menawarkan jasa di luar mekanisme resmi.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, S.STP., Senin (20/07/2026) untuk mencegah praktik percaloan dan potensi penipuan.

Rahmat meminta warga melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor serta pengurusan dokumen melalui loket atau layanan resmi Samsat Banda Aceh.

Menurutnya, seluruh proses administrasi telah memiliki prosedur yang jelas dan dapat diakses langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan pelayanan di Samsat Banda Aceh diberikan secara terbuka, mudah, serta tanpa pungutan tambahan di luar kewajiban resmi sesuai ketentuan.

Petugas juga siap memberikan informasi dan pendampingan bagi warga yang belum memahami proses pembayaran pajak, perpanjangan STNK, maupun penggantian pelat nomor kendaraan.

Imbauan tersebut diberikan untuk melindungi masyarakat dari risiko kehilangan uang, penyalahgunaan dokumen, hingga keterlambatan penyelesaian administrasi kendaraan.

Rahmat mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur oleh pihak yang menawarkan jalur cepat atau kemudahan khusus karena layanan semacam itu berpotensi merugikan masyarakat.

“Silakan datang langsung ke Samsat Banda Aceh. Tanyakan kepada petugas apabila ada hal yang belum dipahami. Pelayanan informasi diberikan secara gratis dan masyarakat tidak perlu memakai calo,” ujar Rahmat.

Samsat Banda Aceh berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

Masyarakat juga diharapkan lebih teliti terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas serta segera melapor apabila menemukan dugaan pungutan liar, penipuan, atau penyimpangan dalam proses pengurusan pajak kendaraan.(R10)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...