Polda Aceh Ambil Alih Kasus Perampokan Toko Emas Amin Setia Tapaktuan

Ilustrasi. Minggu 19 Juli 2026 [Dok. Generate By AI/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Toko Emas Amin Setia, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, berhasil diungkap tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh.

Pengungkapan kasus yang terjadi pada Sabtu, 18 Juli 2026 itu mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MZ (28) beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga digunakan saat aksi berlangsung.

Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Pelaku telah kami amankan beserta sejumlah barang bukti, salah satunya senjata api yang digunakan saat melakukan aksi. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana tersebut,” ujar Joko dalam keterangan tertulis, Minggu (19/07/2026).

Joko membenarkan MZ merupakan oknum anggota Polri.

Penanganan perkara tersebut kini diambil alih Polda Aceh guna memastikan proses hukum berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan.

“Penanganan kasus ini telah diambil alih oleh Polda Aceh. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Motifnya diduga karena tekanan ekonomi. Namun, penyidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fakta dalam perkara ini dapat terungkap dengan jelas,” katanya.

Ia menegaskan, institusi kepolisian tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini. Kami memastikan bahwa siapa pun yang melakukan tindak pidana akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh,” tegasnya.

Polda Aceh memastikan proses penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut.(R10)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...