Blangkejeren. RU – Masyarakat di Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan kelangkaan semen yang membuat sejumlah pembangunan fisik di daerah itu terhambat.
Toko-toko bangunan di Blangkejeren kini dikabarkan sudah kehabisan stok semen.
Warga mengatakan, semua toko bangunan di kabupaten itu kini kehabisan stok semen dari semua jenis. “Tak ada satu sak pun semen yang bisa kami dapatkan di toko,” ujar seorang warga Blangkejeren, Selasa (14/07/2026)..
Sementara itu, menurut pemilik toko bangunan di Kota Blangkejeren, penyebab kelangkaan semen di Gayo Lues karena banyak yang memborong semen dari pabrik di Medan, dan pihaknya harus mengantre hingga tiga minggu di Belawan untuk bisa mendapatkan semen.
Akibat lama mengantre di Medan untuk mendapatkan semen, biaya angkut ke Gayo Lues juga melonjak hingga Rp21 ribu per sak untuk bisa sampai ke Gayo Lues.
“Harga normal semen di Gayo Lues Rp68 ribu hingga Rp70 ribu per sak. Namun akibat stok langka, harga jual naik menjadi Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per sak,” ungkapnya.(TH05)













