Singkil. RU – Seluas 17 hektare area restorasi di Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil, Aceh Singkil terbakar sejak beberapa hari lalu, dan hingga Selasa (14/07/2026) api belum dapat dipadamkan.
Api pertama kali terdeteksi di area Hak Guna Usaha (HGU) PT ASN. Berdasarkan temuan di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan di area HGU yang dilakukan oleh pihak yang belum diketahui identitasnya.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan pihaknya terus memperkuat upaya pemadaman dengan menambah personel dan peralatan di lokasi.
“Masih ada beberapa titik api yang muncul. Sehingga kami menambah tim dan peralatan pompa air untuk memadamkan api,” kata Ujang.
Menurutnya, penambahan mesin pompa dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman di kawasan gambut yang memiliki medan cukup sulit.
Selain melakukan pemadaman, tim gabungan juga terus melakukan pendinginan agar api tidak kembali membesar.
Sementara itu, Koordinator Consecor Restorasi BKSDA Aceh, Awailuddin, mengatakan lahan yang terbakar merupakan lahan restorasi gambut yang ditanami pohon sejak 2017.
“Ini pertama kali kebakaran terjadi di area restorasi,” ucapnya.(TH05)













