Di Forum APEKSI, Illiza Tekankan Aksi Nyata Kurangi Emisi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal saat menjadi pembicara dalam rangkaian Rakernas APEKSI XVIII, di Hotel Aryaduta, Medan. Selasa 30 Juni 2026 [Dok. Prokopim Banda Aceh/rahasiaumum.com]

Medan. RU – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak pemerintah kota di Indonesia memperkuat komitmen dan aksi nyata untuk mempercepat penurunan emisi sebagai upaya menghadapi perubahan iklim.

Ajakan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada Forum Lingkungan Hidup APEKSI bertema “Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi Demi Bumi Lestari” di Hotel Aryaduta, Medan, Selasa (30/06/2026).

Menurut Illiza, dampak perubahan iklim kini telah dirasakan langsung oleh masyarakat sehingga tidak lagi dapat dipandang sebagai ancaman masa depan.

“Perubahan iklim bukan lagi sekadar data dalam laporan ilmiah, tetapi kenyataan yang memengaruhi kehidupan masyarakat, mengganggu aktivitas ekonomi, merusak infrastruktur, mengancam ketahanan pangan, bahkan membebani kapasitas fiskal daerah,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah kota memiliki posisi strategis dalam menghadapi persoalan tersebut sehingga harus menjadi pelaku utama perubahan, bukan sekadar pengamat.

Illiza juga mengutip Surah Ar-Rum ayat 41 sebagai pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan amanah, sementara kerusakan di darat dan laut terjadi akibat ulah manusia.

“Sehingga solusi atas persoalan lingkungan harus dimulai dari perubahan cara membangun, mengelola sumber daya, dan memperlakukan alam,” katanya.

Ia menambahkan, Forum Lingkungan Hidup APEKSI menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antardaerah.

Salah satu contoh yang dibagikan adalah praktik Banda Aceh dalam mendorong keterlibatan komunitas serta pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan sampah.

“Pengalaman-pengalaman ini menjadi contoh bahwa setiap kota memiliki potensi dan inovasi masing-masing yang dapat saling dibagikan untuk memperkuat gerakan kota berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Illiza.(R015)

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...