BKSDA Evakuasi Satu Orangutan dari Lahan PT SPS di Nagan Raya

OrgUtan
Orangutan sumatera yang ditemukan di area HGU PT SPS, di Nagan Raya, pada Jum'at (19/6/2026). [Foto: BKSDA/Rahasiaumum.com]

Sukamakmue. RU – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama NGO mitra lingkungan mengevakuasi satu individu orangutan sumatra (pongo abelii) dari perkebunan sawit yang diigarap PT Surya Panen Subur (SPS) di Kabupaten Nagan Raya, Rabu (24/06/2026).

Orangutan jantan yang diperkirakan berusia delapan tahun itu ditemukan dalam kondisi dehidrasi dan lemah akibat kekurangan makanan, akibat hutan yang menjadi habitatnya kini menjadi kebun sawit.

“Orang utan tersebut diselamatkan dari areal penggunaan lain yang merupakan hak guna usaha perusahaan perkebunan di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya,” kata Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata.

Penyelamatan berawal informasi keberadaan orang utan sumatra di kawasan tersebut pada Jumat, 19 Juni 2026. 

Dari informasi itu, tim BKSDA Aceh bersama Yayasan Ekosistem Lestari bergerak ke lokasi.

Tim kemudian menemukan satwa liar dilindungi tersebut dalam kondisi kurus akibat kekurangan gizi serta luka pada kaki kiri yang menyebabkan keterbatasan gerak, sehingga memerlukan penanganan intensif.

“Orangutan itu dibawa ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi di Sibolangit, Sumatera Utara, guna mendapatkan perawatan lebih lanjut,” kata Ujang Wisnu Barata.

Seperti diketahui, Orangutan yang kini tersisa di hutan gambut Nagan Raya terus terdesak ruang hidupnya akibat alih fungsi hutan untuk perkebunan dan pertambangan, yang kini banyak diprotes warga.(TH05)

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...

SAAT PENYINTAS MEMBANGUN HUNTARA, HAK MEREKA MASIH MENUNGGU

DI TENGAH upaya pemulihan pascabanjir ekologis yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025, ratusan unit...