Wali Kota Subulussalam Lantik Sekda Definitif, Tekankan Tata Birokrasi Profesional

Walikota Subulussalam resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Asrul Assani sebagai sekda Subulussalam. Senin 15 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Pemerintah Kota Subulussalam resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Asrul Assani, S.E., M.Si., dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), Senin (15/06/2026), dengan mandat memperkuat konsolidasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK).

Pelantikan tersebut dilakukan setelah terbit Keputusan Gubernur Aceh Nomor: PEG.821.22/72/2026 tentang Penetapan Sekretaris Daerah Kota Subulussalam yang ditandatangani Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Keputusan yang ditetapkan di Banda Aceh pada 19 Mei 2026 itu menetapkan Asrul Assani, yang berpangkat Pembina Utama Muda (IV/c), sebagai Sekda Kota Subulussalam.

Penetapan tersebut merupakan hasil proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang diusulkan Wali Kota Subulussalam dan diperkuat rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Surat Nomor: 3076/R-AK.02.02/SD/F/2026 tertanggal 6 Mei 2026.

Dalam arahannya usai pelantikan, HRB menegaskan posisi Sekda memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda pemerintahan daerah dan menyatukan seluruh kekuatan birokrasi demi kepentingan masyarakat.

“Jabatan Sekda ini adalah urat nadi pemerintahan daerah. Saya minta Saudara Sekda segera melakukan konsolidasi total dan koordinasi yang intensif ke semua lini, guna membangun orientasi kerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata,” tegas HRB.

Menurutnya, seluruh program dan kebijakan pemerintah daerah harus berjalan selaras dengan visi pembangunan Kota Subulussalam.

Karena itu, integrasi program kerja antarorganisasi perangkat daerah menjadi kebutuhan mendesak agar target pembangunan dapat dicapai tanpa hambatan birokrasi.

“Segala program dan kebijakan yang dirumuskan ke depan harus selaras dengan visi dan misi Kota Subulussalam. Kita tidak punya waktu untuk berjalan sendiri-sendiri; semua instansi harus melebur dalam satu visi pelayanan yang sama,” tambah HRB.

Selain konsolidasi dan koordinasi, Wali Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Ia meminta Sekda yang baru dilantik mampu membangun birokrasi yang profesional, bersih, dan berintegritas.

“Harapan saya sangat jelas, tegakkan dan bangun birokrasi yang profesional di kota ini.

Tugas berat Saudara adalah mendisiplinkan para ASN kita. Ingat, performa pelayanan publik kita sangat tergantung pada tingkat kedisiplinan dan etos kerja aparatur yang Saudara pimpin,” ujar HRB.(MB017)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...