Bener Meriah Didorong Terbitkan Regulasi Lindungi KI Daerah

Alpukat Gayo
Pedagang di Bener Meriah menjual buah alpukat gayo seharga Rp25.000/Kg. [Foto: Rahasiaumum.com/*]

Redelong. RU –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mendorong Pemkab Bener Meriah menerbitkan Qanun atau Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) atas sejumlah komoditas unggulan daerah.

Langkah ini dinilai mendesak karena sejumlah produk unggulan dan budaya asli daerah tersebut belum memiliki legalitas hukum yang kuat, sehingga rawan diklaim pihak lain.

Sementara, regulasi lokal di Bener Meriah yang mengatur inventarisasi KI Komunal, pelindungan Ekspresi Budaya Tradisional, serta fasilitasi pendaftaran KI untuk masyarakat dan pelaku UMKM.

“Kami mendorong Pemkab Bener Meriah untuk segera membentuk regulasi daerah berupa Qanun atau Perkada. Ini penting untuk mengamankan aset daerah,” kata Kakanwil Hukum Aceh, Meurah Budiman dikutip Kamis (11/06/2026).

Padahal, Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi ekonomi kreatif dan budaya yang luar biasa.

Beberapa komoditas yang didorong untuk memperoleh status perlindungan Indikasi Geografis (IndiGeo) antara lain Alpukat Gayo, Gula Enau Gayo, dan Bawang Merah Gayo.

Selain komoditas alam, warisan budaya takbenda seperti Melengkan dan Kerawang Gayo juga dinilai memiliki nilai budaya serta ekonomi tinggi yang harus dilindungi dalam skema Kekayaan Intelektual Komunal.

Merespons saran tersebut, kami akan segera menginventarisasi produk unggulan daerah, pengembangan regulasi KI, serta upaya pelindungan aset budaya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bener Meriah,” ujar Wakil Bupati Bener Meriah, Ir H Armia.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...