Petani Keramba Ikan Waduk Pusong Cabut Gugatan

Cabut Gugat
Sidang gugatan petani ikan keramba Waduk Pusong terhadap Wali Kota dan Kapolres Lhokseumawe di PN Lhokseumawe, Rabu (10/06/2026). [Foto: Dok PN/Rahasiaumum.com]

Lhokseumawe. RU – Petani keramba ikan dalam waduk Desa Pusong Kecamatan Banda Sakti mendadak mencabut gugatannya dalam sidang perdana LSM YARA menggugat perbuatan melawan hukum Wali Kota dan Kapolres Lhokseumawe di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, pada Rabu (10/06/2026).

Gugatan terhadap Wali Kota dan Kapolres Lhokseumawe untuk melakukan ganti rugi perusakan keramba ikan dalam waduk itu dicabut oleh seorang petani keramba bernama Abdul Thalib.

Ia merasa gugatan terhadap Wali Kota dan Kapolres untuk menuntut ganti rugi atas perusakan keramba ikan dalam waduk bertolak belakang dengan tujuannya.

Ia juga menyatakan mencabut hak kuasa hukum YARA dengan alasan dirinya bingung dan banyak tidak mengenali anggota tim kuasa hukum dari YARA yang silih berganti memproses surat kuasa hukum.

“Saya hanya ingin direlokasi ke lahan baru, dan menyadari kesalahan bahwa selama ini ia membudidaya keramba ikan di lahan negara,”ujarnya.

Usai sidang tersebut kedua belah pihak juga diberikan waktu untuk mediasi dalam ruangan tertutup di Pengadilan Negeri Lhokseumawe.

Pada kesempatan itu, Pengacara Pemko Lhokseumawe Teguh mengatakan pihaknya tetap mengikuti kelangsungan sidang karena menghormati proses hukum yang berlaku.

Sementara dari pihak penggugat LSM YARA, Ibnu mengatakan meski Abdul Thalib telah mencabut gugatannya, namun masih ada 33 petani keramba ikan dalam waduk yang masih menggugat wali kota dan kapolres untuk ganti rugi perusakan keramba ikan dalam waduk Pusong.(TH05)

Open House Idul Adha Istri Gubernur Aceh di Pedalaman Aceh Barat

Meulaboh. RU – Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Gampong Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis...

Kisah Haru Jemaah Haji Subulussalam, Dilepas dan Disambut Wali Kota di Tanah Suci

MAKKAH – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti perjalanan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang...

Menjaga Rasa Tradisi dari Dapur Rumahan Lamlhom

Aceh Besar. RU – Aroma gula merah dan santan masih kerap menguar dari dapur-dapur rumahan...

Dari Aceh Tamiang, Para Calon Pemimpin Belajar Tentang Empati

Di tengah pemulihan pascabencana, Aceh Tamiang tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak. Daerah ini...

Ambulans Baru, Harapan Baru Aceh Tamiang

Kualasimpang. RU – Pascabanjir besar yang sempat melumpuhkan berbagai sendi kehidupan, secercah harapan kembali mengalir...