123 Peserta Ikuti MTQ Manggeng, Jadi Penutup Rangkaian MTQ Kecamatan di Abdya

Plt Sekda Abdya dan unsur Forkopimcam memukul rapai sebagai tanda pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Manggeng, di halaman kantor camat setempat. Kamis 11 Juni 2026 [Dok. rahasiaumum.com/T018]

Blangpidie. RU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), resmi dibuka di halaman Kantor Camat Manggeng, Rabu (10/06/2026) malam.

Ajang ini diikuti 123 peserta dari 18 gampong dan menjadi penutup rangkaian MTQ tingkat kecamatan se-Abdya tahun 2026.

Pembukaan dilakukan oleh Plt Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal, dan dihadiri anggota DPRK Abdya, unsur Muspika, para keuchik, serta ratusan kafilah dan masyarakat.

Suasana pembukaan semakin khidmat dengan penampilan Qari Nasional Tgk Miskardi Sebayan dari Aceh Selatan yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Camat Manggeng Ridhawiyardi mengatakan MTQ tidak hanya bertujuan melahirkan peserta terbaik untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Kami berharap melalui momentum MTQ ini, tidak hanya melahirkan juara untuk berkompetisi, tetapi yang paling utama adalah membumikan Al-Qur’an di Kecamatan Manggeng,” ujarnya.

Sementara itu, Amrizal menegaskan MTQ tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menjaring kafilah terbaik, mengingat Abdya akan menjadi tuan rumah MTQ ke-38 Tingkat Provinsi Aceh pada 2027.

Menurut dia, menjadi tuan rumah bukan hanya soal kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga menyangkut kehormatan daerah.

Karena itu, pembinaan berkelanjutan terhadap generasi Qur’ani perlu terus dilakukan agar putra-putri Abdya mampu berprestasi di tingkat provinsi.

Pembukaan MTQ berlangsung lancar dan khidmat, dengan harapan menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik Abdya menuju MTQ Provinsi Aceh tahun 2027.(T018)

Ketegor atau Ketegukh, Warisan Pengetahuan Leluhur Melayu Tamiang untuk Sakit Perut Anak

Kualasimpang. RU – Ketika sakit perut tiba-tiba menyerang anak, sebagian masyarakat Melayu Tamiang masih memiliki...

Merah Putih Berkibar di Pulo Nasi, Merayakan Indonesia dari Pulau Terluar

Pagi di Pulo Nasi terasa berbeda. Merah Putih berkibar di berbagai sudut, berpadu dengan umbul-umbul...

Saat Jadwal Kapal Membatasi Langkah Wisatawan ke Pulo Aceh

“Pulo Aceh yang Menunggu Kapal, Ketika Pesona Wisata Terhalang Akses Transportasi“ ACEH BESAR — Hamparan...

Nipah Atsiri dan Mimpi Kebangkitan Nilam Pulau Aceh

“Menghidupkan Kembali Nilam Pulau Aceh, Dari Sejarah Rempah Menuju Harapan Ekonomi Baru“ PULAU ACEH –...

UPAH YANG TERTAHAN DI TANAH HUNTARA

PULUHAN pekerja pada proyek pembangunan Huntara 1 di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang dan Huntara...